5 SIMPLE TECHNIQUES FOR SEDEKAH UNTUK ORANG MENINGGAL

5 Simple Techniques For sedekah untuk orang meninggal

5 Simple Techniques For sedekah untuk orang meninggal

Blog Article

Yesus menunjuk pria yang penuh ucapan syukur itu sebagai seorang Samaria orang luar mungkin untuk menekankan perkataan-Nya bahwa "anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya daripada anak-anak terang" (16:8).

Ketika kita bersyukur kepada Allah karena telah menyediakan berbagai kebutuhan kita, ingatlah akan kedatangan kembali Yesus Kristus yang telah dijanjikan.

Kafarat adalah bentuk sedekah wajib sebagai pembayaran fidyah atau tebusan akibat pelanggaran atau kesalahan yang dilakukan. Pembayaran fidyah tersebut harus sesuai dengan ketentuan jumlah yang harus dibayarkan, hal ini telah diatur dalam Al Qur’an Surah Al Maidah ayat 89.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا ‏”‏‏.‏

Sedekah memiliki jangkauan tindakan yang lebih luas dan dapat kita lakukan demi mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menebar berkah kepada mereka yang membutuhkan.

Meningkatkan rasa syukur: Bersedekah kepada mereka yang membutuhkan memungkinkan seseorang menjadi lebih bersyukur atas berkah-Nya. Ini dapat meningkatkan rasa syukur dan mengubah perspektif hidup menjadi lebih positif.

Sikap semacam ini bisa menimbulkan penyesalan kelak di kemudian hari ketika seseorang menyadari amal kebaikannya ternyata kurang semasa hidupnya.

Kelengkapan info diri 0%:   Bantu kami untuk merekomendasikan konten dengan melengkapi facts diri Anda   di sini

Dalam kedua contoh di atas, doa telah dipandang sebagai jalan keluar terakhir untuk mengatasi masalah. Hanya setelah pilihan-pilihan lain tersisihkan, maka orang mengambil keputusan untuk berdoa. Doa akhirnya menjadi usaha terakhir ketika sudah tidak ada jalan lain.

Yakobus mendorong kita untuk cari disini bersikap seperti petani yang menunggu tanamannya bertumbuh dan siap dipanen. "Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!" (5:eight).

Sudahkah kita membangun kebiasaan untuk menyelidiki diri sendiri? Atau, kita hanya pintar "mengutak-atik" hidup orang lain dan marah apabila orang lain meneliti hidup kita? Mari memperbanyak waktu untuk melihat ke dalam diri supaya kita lebih waspada dan juga toleran terhadap orang lain.

Beberapa tahun yang lalu saya membaca sebuah kisah tentang seorang wanita kristiani berusia 92 tahun yang buta.

Intinya adalah bersedekah tak perlu menunggu diminta, dilakukan secara ikhlas dan tidak bakhil serta menjaga kerahasiaannya. Jika terpaksa harus menolak suatu permintaan, maka cara menolaknya harus baik. Menarik kembali sedekah yang telah diberikan kepada orang lain harus dihindari.

Jangan lupa untuk memberi tahu, ya! Memberikan sedekah dalam bentuk makanan tidak dianjurkan seperti pengagum rahasia.

Report this page